Sonntag, 29. April 2012

Say No to Galau


Galau, wah sepertinya kata yang satu ini sedang naik daun. Artis kali naik daun, hehehe. Saya sendiri juga tidak mengerti kenapa satu kata tersebut sangat digemari oleh berbagai kalangan di Indonesia. Padahal kalau kita teliti dari arti makna tersebut yaitu suatu perasaan tidak nyaman, gelisah dan kadang membuat orang yang sedang galau itu bingung atau tidak mengerti apa yang sebenarnya dia inginkan. Padahal galau itu adalah penyakit perasaan yang akut, bagaimana tidak, setahu saya sesuai dengan apa yang saya cermati. Orang yang sedang galau itu lebih suka uring-uringan, berdiam menyendiri sambil dengerin lagu-lagu melo dikamar, bawaannya males ngapa-ngapain. Andai saja orang yang sedang galau itu mengerti bahwa cara yang dia lakukan itu salah, bagaimana tidak? Apakah dengan kita menyendiri, dengerin lagu-lagu melo itu akan menghilangkan perasaan galau tersebut? Maka saya akan jawab dengan lantang Tidak. Bagaimana bisa perasaan galau itu hilang jika lagu-lagu yang kita dengar itu melo, yang ada malah perasaan kita semakin tidak menentu, bisa-bisa berdampak malas makan, malas mengerjakan tugas, dan itu sudah sangat akut.
Saya punya beberapa tips untuk mengobati perasaan galau :

  •       Jika anda sudah merasakan ada sinyal bahwa hati anda akan terjangkit penyakit galau cobalah untuk segera menepisnya dengan cara segeralah berwudhu dan cobalah dirikan shalat wajib atau sunnah cukup 2 rakaat saja, setelah itu membaca Al-Qur’an cukup beberapa ayat saja, Insya Allah perasaan itu akan hilang.
  •    Jika anda sudah terlanjur terjangkit penyakit galau, cobalah anda cari tahu apa penyebab yang membuat anda merasakan galau, coba teliti dan cari jalan keluarnya dan lawan rasa galau tersebut. Dan saat anda sudah mampu menginstal perasaan anda pada posisi normal, maka anda adalah pemenang dari pertarungan melawan perasaan galau.
  •     Jika ternyata anda tidak mampu melakukan opsi kedua dengan sukses, cobalah sharing dengan teman, atau anda bisa sedikit demi sedikit mengusir penyakit galau dengan cara melakukan hal-hal positif dan saya sarankan hindari menyendiri dan mendengarkan lagu-lagu melankolis.
  •    Cobalah baca doa ini setiap pagi (setelah shalat subuh) dan sore hari (setelah shalat asar), Allahumma inni a’udzubika  minal hammi wal hazan. Wa a’udzubika minal a’jzi wal kasal. Wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min gholabatid daini wa qahrii rijaa, yang artinya Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung padaMu dari kelemahan dan kemalasan, dan aku berlindung pada Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung padaMu dari lilitan hutang dan dominasi manusia. Sebanyak yang kita bisa, Insya Allah anda akan terhindar dari perasaan galau dan kesulitan-kesuliatan hidup yang bisa mendatangkan penyakit galau.
  •      SELAMAT MENCOBA
Coba pikirkan! Sayang sekali waktu kita jika hanya dihabiskan untuk diperbudak penyakit galau tersebut, padahal setiap detik yang ada bisa kita manfaatkan untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi sekitar, seperti salah satunya menulis. Kadang saya kalau sedang bosan atau merasakan penyakit hati, menulis adalah obat yang gratis dan paling mujarab untuk kembali menginstal perasaan saya pada keadaan normal. Dan saya berharap itu pun bisa anda coba dan praktekan :)

Keine Kommentare:

Kommentar veröffentlichen